Lensakabar.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengaku memahami besarnya rivalitas dengan Malaysia menjelang pertemuan kedua negara pada Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Merah Putih dijadwalkan menjamu Harimau Malaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9).

Pertandingan tersebut datang setelah Indonesia dan Malaysia sama-sama meraih kemenangan pada laga pembuka. Indonesia mengalahkan Singapura dengan skor 2-0, sedangkan Malaysia menang 3-0 atas Bangladesh. Hasil itu membuat pertandingan kedua Grup A semakin sarat persaingan.

John Herdman Pahami Rivalitas Indonesia vs Malaysia

Herdman mengatakan besarnya perhatian terhadap pertandingan Indonesia dan Malaysia sudah dirasakannya dalam aktivitas sehari-hari. Pelatih asal Inggris tersebut mengaku mendapat pesan berulang mengenai pentingnya pertandingan melawan Malaysia.

"Setiap hari saat sarapan, orang yang sama mengatakan kepada saya, 'Malaysia, Malaysia, kamu harus menang'," kata Herdman pada jumpa pers setelah laga di SUGBK.

Pengalaman Herdman di sepak bola membuatnya tidak asing dengan atmosfer pertandingan yang memiliki rivalitas tinggi. Pelatih berusia 51 tahun itu bahkan mengaitkan situasi yang dihadapi Indonesia dengan rivalitas sepak bola di daerah asalnya.

Herdman berasal dari Consett, County Durham, dan menyebut pengalaman di Newcastle membuatnya memahami bagaimana sebuah pertandingan derby dapat memiliki arti besar bagi masyarakat.

"Sebagai orang yang berasal dari Newcastle, kami memiliki derby besar dengan Sunderland. Saya memahami dari banyak orang di hotel tempat saya tinggal betapa pentingnya pertandingan ini," kata Herdman.

Pengalaman lain juga menjadi rujukan Herdman ketika menjelaskan pemahamannya terhadap pertandingan dengan tensi tinggi. Saat menangani tim nasional Kanada, ia pernah menghadapi Amerika Serikat dalam pertandingan yang menurutnya juga memiliki arti besar.

"Jadi saya memahami bahwa ini adalah pertandingan besar. Ketika saya masih di Kanada, kami biasa menghadapi Amerika Serikat dan itu merupakan pertandingan besar," kata mantan pelatih Kanada itu.

Baca Juga: Kevin Mendoza Kembali ke Bandung, Berharap Dukungan Bobotoh

Herdman Janji Timnas Indonesia Tampil Habis-habisan

Meski memahami tekanan yang mengiringi pertandingan, Herdman tetap menaruh rasa hormat kepada Malaysia. Ia menyadari upaya meraih kemenangan di kandang sendiri tidak akan menjadi tugas mudah bagi Timnas Indonesia.

Herdman menegaskan bahwa para pemain Indonesia akan memberikan seluruh kemampuan mereka di lapangan. Dukungan suporter di SUGBK juga menjadi bagian penting dari suasana yang ingin dibangun tim dalam pertandingan tersebut.

"Apa yang kami berikan di lapangan, para suporter akan mengikutinya bersama kami," ujar Herdman.

Ia kemudian menegaskan kembali komitmen tim untuk tampil maksimal apabila ingin meraih kemenangan dalam pertandingan yang memiliki nuansa derby tersebut.

"Jika kami ingin memenangkan derby dengan dukungan para suporter di belakang kami, kami harus memberikan segalanya, seperti biasa," tegas dia.

Dengan demikian, pertandingan melawan Malaysia bukan hanya menjadi laga kedua Indonesia di Grup A, tetapi juga mempertemukan dua tim yang sama-sama memulai turnamen dengan kemenangan. Indonesia datang setelah menundukkan Singapura 2-0, sementara Malaysia membawa hasil kemenangan 3-0 atas Bangladesh.

Baca Juga: Xiaomi 18 Pro Resmi Meluncur dengan Privacy Screen AI

Indonesia dan Malaysia Kembali Bertemu Setelah Lima Tahun

Pertemuan di fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 juga mengakhiri penantian panjang kedua negara untuk kembali berhadapan di lapangan. Indonesia dan Malaysia terakhir bertemu dalam ajang Piala AFF 2020 yang digelar secara terpusat.

Pertandingan tersebut berlangsung pada 19 Desember 2021 di Singapura. Saat itu, Timnas Indonesia masih berada di bawah asuhan Shin Tae-yong.

Indonesia menutup pertemuan tersebut dengan kemenangan telak 4-1 atas Malaysia. Hasil itu menjadi catatan terakhir pertemuan kedua negara sebelum kembali dijadwalkan bertanding pada FIFA ASEAN Cup 2026.

Kini, Herdman menghadapi pertandingan yang memiliki latar persaingan berbeda setelah kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan hasil positif. Indonesia akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri di SUGBK, sementara Malaysia datang setelah meraih kemenangan atas Bangladesh.

Pertandingan Indonesia kontra Malaysia dijadwalkan berlangsung pada Senin (28/9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Bagi Herdman, besarnya rivalitas kedua negara sudah menjadi bagian yang dipahaminya sebelum laga tersebut dimainkan.