JBM Gandeng UHO, Riset Tebu dan Peluang Kerja SDM Lokal di Bombana
JBM menggandeng Fakultas Pertanian UHO untuk mengembangkan riset tebu, program magang, dan peluang kerja bagi alumni guna mendukung SDM lokal di Bombana.
Lensakabar.com, Kendari - Pengembangan riset perkebunan tebu dan penyiapan tenaga kerja lokal menjadi dua fokus kolaborasi PT Jhonlin Batu Mandiri (JBM) dengan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari. Kerja sama ini menghubungkan kebutuhan operasional industri pertanian dengan keahlian akademis perguruan tinggi, sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh pengalaman serta akses menuju dunia kerja.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Fakultas Pertanian UHO, Senin (28/9/2026). Kesepakatan mencakup pengembangan riset pertanian, pengelolaan perkebunan berkelanjutan, peningkatan kompetensi, serta penyerapan sumber daya manusia (SDM) lokal.
Assistant Manager HRGA PT JBM Kelvin Aditya Suhenda menandatangani MoU bersama Dekan Fakultas Pertanian UHO Prof. Dr. Ir. R. Marsuki Iswandi, M.Si.
JBM dan UHO Siapkan Riset Perkebunan Tebu
Salah satu agenda utama kerja sama adalah pengembangan Research and Development (R&D) untuk operasional pertanian tebu dari hulu hingga hilir. Riset tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan teknis perkebunan, mulai dari budidaya hingga tata kelola operasional.
Ruang lingkupnya meliputi peningkatan efisiensi teknik budidaya, pengelolaan kesuburan tanah, proteksi tanaman tebu, serta perbaikan tata kelola perkebunan. Kolaborasi juga mencakup penerapan praktik perkebunan berkelanjutan dengan mempertimbangkan karakteristik tanah, iklim, dan ekosistem Sulawesi Tenggara.
Keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan tersebut membuka ruang bagi kepakaran akademis untuk mendukung kebutuhan industri. Pengetahuan mengenai kondisi lingkungan setempat menjadi salah satu aspek yang relevan dalam merancang pengelolaan perkebunan.
Kelvin Aditya Suhenda mengatakan, kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan salah satu langkah perusahaan untuk memperkuat pengembangan SDM sekaligus mendukung kebutuhan operasional di Bombana.
“Talenta lokal Sulawesi Tenggara memiliki pemahaman terhadap kondisi daerah serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja. Sementara akademisi dan peneliti UHO memiliki kepakaran terkait karakteristik tanah, iklim, dan ekosistem lokal yang relevan dengan operasional kami di Bombana,” ujar Kelvin.
Pernyataan tersebut menegaskan dua unsur yang ingin dipertemukan melalui kolaborasi ini: pemahaman masyarakat lokal terhadap wilayahnya dan kompetensi akademis dalam bidang pertanian.
Baca Juga: Jhonlin Agro Raya Dukung Kompetensi Siswa Teknik Kimia di Tanah Bumbu
Sekitar 50 Alumni UHO Ikuti Proses Rekrutmen
Selain riset, kerja sama JBM dan UHO diarahkan pada pengembangan tenaga kerja melalui kegiatan pendidikan industri dan rekrutmen langsung.
Rangkaian acara di Fakultas Pertanian UHO diikuti sekitar 200 peserta. Dari jumlah tersebut, sekitar 150 mahasiswa aktif mengikuti Kuliah Umum Industri, sedangkan 50 alumni dari berbagai program studi mengikuti proses direct recruitment.
Kegiatan rekrutmen tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan tenaga kerja di sektor industri. Namun, jumlah peserta yang mengikuti proses seleksi tidak serta-merta menunjukkan jumlah kandidat yang akan diterima bekerja.
Kelvin menilai, kolaborasi industri dan perguruan tinggi dapat memberikan ruang bagi generasi muda Sulawesi Tenggara untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh pengalaman, dan mendapatkan kesempatan berkarier di dunia industri.
Untuk mendukung tujuan tersebut, implementasi kerja sama direncanakan melalui beberapa program, yakni riset terapan, Kuliah Umum Industri, magang mahasiswa melalui skema internship atau Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta direct recruitment bagi alumni Fakultas Pertanian UHO.
Melalui program magang, mahasiswa akan memperoleh kesempatan untuk belajar langsung di lokasi operasional PT JBM dengan pendampingan praktisi lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan membantu mahasiswa menghubungkan materi akademis dengan kebutuhan pekerjaan di industri.
Kuliah Umum Industri Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja
Kuliah Umum Industri menjadi bagian lain dari rangkaian kolaborasi tersebut. Kegiatan ini memberikan pembekalan kepada mahasiswa mengenai perkembangan dan tantangan industri pertanian, transformasi agribisnis, dinamika pekerjaan di lapangan, serta kesiapan mental dan sikap profesional dalam memasuki dunia kerja.
Pembekalan tersebut melengkapi pendekatan pengembangan kompetensi melalui riset dan magang. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memahami aspek akademis pertanian, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi di lingkungan industri.
Bagi perusahaan, keterlibatan perguruan tinggi juga membuka kesempatan untuk membangun hubungan dengan calon tenaga kerja yang memiliki latar belakang pendidikan sesuai bidang operasionalnya.
Sementara bagi mahasiswa dan alumni, rangkaian program tersebut menyediakan beberapa jalur keterlibatan, mulai dari pengayaan wawasan melalui kuliah umum hingga pengalaman lapangan dan proses rekrutmen.
Kolaborasi Industri dan Kampus Menyasar Kebutuhan Daerah
Kerja sama JBM dengan Fakultas Pertanian UHO mencakup dua kebutuhan yang saling berkaitan, yakni pengembangan praktik perkebunan melalui riset terapan dan peningkatan kesiapan SDM lokal.
Di bidang pertanian, riset diarahkan pada efisiensi budidaya, pengelolaan tanah, perlindungan tanaman, dan tata kelola operasional perkebunan tebu. Di bidang ketenagakerjaan, program mencakup pembekalan industri, magang, dan proses rekrutmen alumni.
Keterlibatan Fakultas Pertanian UHO juga memberi ruang bagi pengetahuan mengenai karakteristik lingkungan Sulawesi Tenggara untuk dipertemukan dengan kebutuhan operasional perusahaan di Bombana.
Meski demikian, hasil kerja sama tersebut akan bergantung pada pelaksanaan program-program yang telah direncanakan. Materi yang tersedia belum merinci target jumlah peserta magang, jumlah tenaga kerja yang akan direkrut, maupun target hasil riset yang hendak dicapai.
Melalui kolaborasi ini, PT Jhonlin Batu Mandiri dan Fakultas Pertanian UHO menargetkan hubungan yang berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industri, dengan riset pertanian terapan serta pengembangan SDM lokal sebagai bagian dari agenda kerja sama.
0 Komentar