Persib Tagih Piutang Rp9,45 Miliar ke PT LIB, Hak Siar Belum Masuk
Persib Bandung menagih piutang Rp9,45 miliar kepada PT LIB. Nilai tersebut belum termasuk hak siar dan rating musim 2025/2026.
Lensakabar.com, Bandung - Persib Bandung meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengonfirmasi saldo piutang klub sebesar Rp9,45 miliar. Nilai tersebut tercantum dalam surat konfirmasi saldo piutang yang ditujukan kepada Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus pada 31 Agustus 2026.
Surat bernomor 225/DIR-PBB/IX/2026 itu mencantumkan nilai piutang Persib sebesar Rp9.453.229.703. Dokumen tersebut kemudian beredar melalui unggahan akun Instagram Bandungfootball pada Selasa (29/9/2026).
Persib mengirimkan surat tersebut dalam rangka administrasi dan rekonsiliasi saldo piutang dengan PT LIB sebagai operator kompetisi sepak bola Indonesia.
Namun, terdapat satu hal penting dalam pencatatan tersebut. Angka Rp9,45 miliar yang dimintakan konfirmasi ternyata belum memasukkan hak siar dan rating kompetisi musim 2025/2026.
Persib Minta PT LIB Konfirmasi Piutang Rp9,45 Miliar
Melalui surat tersebut, Persib meminta PT LIB memeriksa nominal yang tercantum dan memastikan kesesuaiannya dengan catatan keuangan perusahaan.
Apabila terdapat perbedaan pencatatan, klub meminta PT LIB menyertakan rincian pendukung sehingga kedua pihak dapat melakukan rekonsiliasi lebih lanjut.
Langkah tersebut berkaitan dengan upaya Persib memastikan kesesuaian saldo piutang yang tercatat dalam pembukuan klub dengan catatan keuangan PT LIB.
Surat tersebut belum menjelaskan secara rinci asal setiap komponen yang membentuk piutang Rp9,45 miliar maupun waktu pembayaran yang diharapkan.
Dengan demikian, nominal yang tercantum saat ini merupakan saldo piutang yang dimintakan konfirmasi dalam proses rekonsiliasi antara Persib dan PT LIB.
Baca Juga: Persib Tak Rekrut Pemain Asing Baru, Ini Alasan Igor Tolic
Hak Siar dan Rating Persib Musim 2025/2026 Belum Dihitung
Keterangan mengenai hak siar dan rating menjadi bagian penting dalam surat Persib kepada PT LIB.
Klub menyatakan nilai Rp9.453.229.703 tersebut belum mencakup hak siar dan rating musim 2025/2026. Persib masih menunggu informasi mengenai besaran nominal dari dua komponen tersebut.
Artinya, angka Rp9,45 miliar belum menggambarkan keseluruhan hak keuangan Persib yang masih tercatat terhadap PT LIB.
Besaran keseluruhan piutang baru dapat diketahui setelah nominal hak siar dan rating tersebut mendapatkan kejelasan. Surat yang beredar itu juga belum mencantumkan angka tambahan maupun jadwal pembayaran untuk kedua komponen tersebut.
Proses konfirmasi dan rekonsiliasi antara Persib dan PT LIB menjadi tahapan penting untuk memastikan pencatatan kewajiban keuangan kedua pihak.
Persib Bersiap Hadapi Jadwal Padat Oktober
Di tengah proses administrasi tersebut, Persib juga tengah mempersiapkan tim menghadapi jadwal pertandingan yang padat sepanjang Oktober.
Pelatih fisik Persib Karlo Reinholz mengatakan tim akan menjalani tujuh pertandingan dalam 20 hari. Laga-laga tersebut tersebar di tiga kompetisi, yakni AFC, ASEAN Club Championship, dan Super League.
"Jadi dalam 20 hari, kami akan menjalani tujuh pertandingan di bulan Oktober dan dalam tiga kompetisi berbeda, AFC, ASEAN Club Championship, dan Super League," ujar Reinholz di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (27/9/2026).
Padatnya jadwal membuat kondisi fisik pemain menjadi salah satu perhatian tim pelatih. Persib juga harus menghadapi perbedaan gaya permainan, cuaca, negara tujuan, perjalanan panjang, hingga kondisi lapangan.
"Jadi, ada banyak petualangan di depan. Kami mencoba mempersiapkan tim untuk seluruh aspek ini. Pastinya mereka akan siap untuk bertanding. Kami juga memiliki beberapa opsi untuk rotasi pemain," kata Reinholz.
Persib memiliki waktu persiapan yang cukup untuk menghadapi rangkaian pertandingan tersebut. Sejumlah pemain yang sebelumnya absen karena cedera juga mulai kembali menjalani latihan meski masih terpisah dari kelompok utama.
Reinholz berharap proses pemulihan berjalan baik sehingga Persib dapat tampil dengan kekuatan penuh ketika memasuki rangkaian pertandingan pada Oktober.
"Kami berusaha mengupayakan segala kemungkinan dan hal-hal mendasar untuk mempersiapkan para pemain, tidak hanya untuk bulan Oktober, tetapi juga bulan November dan Desember yang akan datang dengan banyak pertandingan. Selama pertandingan berlangsung, para pemain juga akan menemukan ritme permainan mereka," ucapnya.
Gakuto Notsuda dan Sandy Walsh Mulai Berlatih
Persib sebelumnya telah memiliki pengalaman menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Dalam periode delapan hari, para pemain harus menjalani empat pertandingan, tetapi kondisi skuad tetap dapat dijaga tanpa mengalami cedera tambahan.
Reinholz berharap kondisi tersebut dapat dipertahankan ketika Persib memasuki periode pertandingan berikutnya.
Sejumlah pemain yang sebelumnya mengalami cedera juga menunjukkan perkembangan. Gakuto Notsuda dan Sandy Walsh telah kembali berlatih, meskipun masih menjalani latihan secara terpisah.
Sementara itu, kondisi Danijel Loncar disebut kurang lebih sama. Penanganannya berjalan sedikit lebih cepat, tetapi tim pelatih tetap memastikan proses pemulihannya berjalan aman sebelum kembali bertanding.
"Danijel Loncar kondisinya kurang lebih sama. Mungkin penanganannya sedikit lebih cepat, namun kami tetap ingin memastikannya aman. Sehingga ketika dia mulai bertanding kembali, dia tak mengalami kendala lagi," kata Reinholz.
0 Komentar